Review Buku "Masih Belajar" - Iman Usman

 

Judul               : Masih Belajar

Penulis            : Iman Usman

Penerbit           : PT. Gramedia Pustaka Utama 

Iman adalah seorang pemuda asal padang ia adalah seorang pendiri Ruang Guru yang pada saat ini Ruang Guru merupakan perusahaan teknologi pendidikan terbesar di Indonesia. Pada saat ia masih remaja walaupun ia selalu disibukan dalam segala hal, tetapi Iman tetap memprioritaskan pendidikan dan ia juga mendirikan suatu organisasi, atas kepemimpinannya tersebut Iman dianugrahi berbagai penghargaan baik di Indonesia maupun luar negri, Iman sangat bersyukur karena dengan apa yang ia kerjakan hingga saat ini dapat memberikan pengaruh yang baik bagi kehidupan banyak orang.


Kita harus niat ketika akan melakukan segala sesuatu. Tidak semua orang akan menghargai usaha atau seberapa besar niat kita tapi kesungguhan hati akan terlihat yang akhirnya di apresiasi oleh orang yang tepat pada waktu yang tepat juga dan meskipun kita tidak mendapatkan hasil yang sempurna namun jika kita sudah bisa lebih baik dari sebelumnya kita akan merasa cukup puas dan bahagia semakin banyak kita belajar, semakin banyak kita memperoleh hasil dari apa yang kita capai. Kegagalan pasti akan terjadi tetapi selalu berikan yang terbaik di setiap kesempatan dan ketika kita bertindak asal asalan dan tidak mengerahkan kemampuan yang terbaik, yang akan dirugikan adalah diri kita sendiri.


Penolakan membuat kita punya values dan integritas, agar tidak melakukan hal yang serupa ketika kita memiliki kuasa. Setiap penolakan yang kita temui dapat membawa kita pada momen kesuksesan yang akhirnya menjadi highlight penting bagi kehidupan kita saat ini. Kadang kita menginginkan sesuau dengan terlalu cepat padahal memang kapasitas kita belum cukup untuk memegang peran tersebut. Kita hanya butuh waktu lebih lama, latihan yang lebih keras dan kesempatan atau situasi yang lebih baik. Jangan bandingkan kemajuan kamu dengan orang lain. Kita semua membutuhkan waktu sendiri untuk menempuh jarak sendiri. Jika kamu melihat teman-teman kamu saat ini, mereka mungkin tampak jauh di depan kamu. Jangan iri pada mereka itu adalah zona waktu mereka. Kamu hanya perlu tetap setia pada apa yang kamu kerjakan saat ini, dan tetap fokus hingga tiba giliranmu. Jangan remehkan apa yang ada di tangan kita saat ini. Ingatlah bahwa setiap kamu ditolak dari sesuatu yang kamu anggap baik sebenarnya kamu sedang diarahkan kepada sesuatu yang jauh lebih baik. Menjadi mandiri bukan berarti gak butuh bantuan orang lain, namun yang terpenting tahu porsinya. Selama masih bisa dikerjakan sendiri, kita harus berusaha untuk selesaikan sendiri dulu.


Merantau bukan hanya untuk mencari uang, tapi juga mencari pengalaman dari lingkungan dan dunia yang baru. Gak ada alasan malu ketika gagal di tempat baru. Apabila kita nilai yang bagus dan lantas juara kelas, jadi lebih mudah masuk ke sekolah yang sudah diincar dan juga kalau banyak prestasinya, lebih mudah mendapat pekerjaan yang diimpikan. Ketika memiliki tujuan untuk dicapai, sebaiknya kita berusaha semaksimal mungkin. Pilih-pilih siapa yang perlu kamu dengar dan omongan siapa yang perlu kamu abaikan. Mungkin ada banyak orang yang ingin memberikan masukan pada kita. Ada yang benar-benar peduli. Namun ada juga yang memang sekedar ingin kasih saran. Kita harus bisa membedakan mana yang noise dan mana yang isi.


Yang membuat kita bisa gigih dalam menjalankan aktivitas yaitu salah satunya kita cinta pada apa yang kita kerjakan. Akan lebih baik apabila sebelum memulai belajar, kita set goal dulu, kenapa mau belajar ini dan juga motivasinya harus jelas. Kita tidak boleh menyerah dengan lingkungan. Kita tidak bisa mengubah lingkungan saat itu, tapi kita punya kontrol sepenuhnya untuk mengubah diri kita. Mengetahui kapan kita harus mengaplikasikan sebuah konsep itu sama pentingnya dengan mengetahui bagaimana sebuah konsep itu bekerja. Dan pula waktu istirahat itu sama pentingnya dengan waktu belajar itu sendiri dan waktu belajar ini harus reguler dengan metode yang beragam. Jangan lihat keterbatasan kalian sebagai penghalang, tapi lihat itu sebagai peluang dan sebaiknya kita percaya bahwa Tuhan sedang menyiapkan rencana yang lebih besar untuk kita. Tugas kita hanyalah setia, dan tekun pada apa yang sudah diberikan Tuhan saat ini.


Dalam menentukan keputusan alangkah baiknya kita menggunakan 3 cara ini diantaranya: 

1. Mengumpulkan informasi 

2. Mempertimbangkan pilihan yang ada 

3. Memutuskan. 

Tidak semua yang di tawarkan kepada kita itu adalah baik. Hal pertama yang harus di perhatikan sebelum berorganisasi adalah motivasi. Kebaikan itu harus di teruskan, agar dia menular. Kita tidak bekerja sendiri dan Tuhan tidak akan membiarkan kita menghadapi segala sesuatunya sendirian. Di masa depan tentunya akan ada masalah kecil maupun besar. Namun sebesar apapun itu, pastikan bahwa kita tidak putus harapan. Lebih dari apa pun, jaga agar harapan kamu tetap hidup


Selama kita masih punya harapan, kita harus menjaga agar harapan itu tetap hidup. Kita bisa menganggap value itu fondasi. Skill bisa dilatih, tapi value adalah sesuatu yang mendasar. Ada beberapa usaha untuk tidak menyerah dan tetap maju yaitu pertama, kita harus percaya bahwa things will get better. Kedua, membuat kegagalan hanya akan membuat kita menjadi kuat. Kegita, kita harus punya support system yang baik dan tidak mau mengecewakan orang lain. Keempat, kita harus berusaha untuk mendapatkan hikmah dari segala kejadian. Ketahuilah bahwa apa yang sedang kita jalani ini adalah bagian dari proses dan untuk meninggalkan makna bagi kehidupan orang lain, artinya kita harus melakukan sesuatu yang berarti bagi kehidupan mereka, sesuatu yang dampaknya masih bisa dirasakan bahkan ketika kita tidak ada.

Komentar